Artikel
 
Pilih Kategori:
Google

  • Biblika
  • Dari Anda
  • Eksplorasi Alkitab
  • Ensiklopedi Teologi
  • Episcopal Messages
  • Info
  • Kesehatan
  • Khotbah...
  • Midrash
  • Tajuk
  • Semua Artikel
  • Tawar-menawar Dengan TUHAN
    Kejadian 18:16-33

    Dibaca sebanyak: 607 kali | | kirim ke teman

    Oleh: K.A.M. Jusufroni
    Beri nilai artikel ini: bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)

    Perikop ini bercerita tentang perjumpaan Abraham dengan YHWH, serta rencana TUHAN untuk menghukum Sodom dan Gomora. Perjumpaan Abraham dengan YHWH dalam perikop ini diceritakan dengan sangat personal untuk mengukuhkan betapa dekatnya hubungan yang tercipta antara Abraham dengan YHWH. Oleh karena kedekatan itulah maka Abraham, dalam tradisi Yahudi (serta agama-agama Abrahamik) disebut sebagai “Sahabat TUHAN” [Yes. 41:8 kata ohavi bisa juga berarti “sahabat-KU”—band. KJV “my friend”]....


    MAAF! Untuk dapat membaca keseluruhan artikel ini, Anda harus mendaftar sebagai anggota situs ini dan melakukan login.

    Jika Anda sudah terdaftar, silakan melakukan login untuk bisa membaca artikel ini


    Masukkan Username/Email dan Password Anda
    untuk login ke situs ini

    Username/Email:

    Password:

    Daftar | Lupa password

    Shalom 38.107.191.113!

    Jika Anda merasa bahwa artikel ini penting untuk dibagikan ke teman Anda, silakan kirim ke teman Anda

    Atau beri nilai artikel ini:
    bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)
    Kategori Artikel: Khotbah...
    Dimasukkan pada: 14 Mar 2009 oleh: oyr79
    Terakhir dimodifikasi pada: 14 Mar 2009

    Tanggapan Pembaca:

    Kirim Tanggapan

    abelano (23 Mar 2009):
    Habel Rudolf HemorSebuah relasi yang intim antara Manusia dengan Penciptanya, dasar Hukumnya ada pada Taurat yang baru dinyatakan kemudian diera Musa, agar supaya semakin diperjelas kenapa Tuhan memperhitungkan kapasitas dan untuk tujuan apa Abraham dipilih. Sebuah pemandangan yang indah tentang kedalaman Hikmat Tuhan yang ketulusanNya hanya bisa kugambarkan seperti bayi yg baru lahir, dengan tingkat kedewasaan berpikir yang hanya bisa kugambarkan seperti seorang yang sudah akil balik (meminjam isitilah yg dipakai oleh Rasul Paulus). Salam.


    SILAKAN LOGIN UNTUK BISA MEMBERIKAN KOMENTAR


    << sebelumnya | berikutnya >>
    total: 1 data

     
    LOGIN: Username/Email: Password:
    Jika Anda memiliki masalah, silakan hubungi salah satu admin kami yang online:
    mi_anokhi Kirim pesan oyr79 Kirim pesan varry Kirim pesan