Artikel
 
Pilih Kategori:
Google

  • Biblika
  • Dari Anda
  • Eksplorasi Alkitab
  • Ensiklopedi Teologi
  • Episcopal Messages
  • Info
  • Kesehatan
  • Khotbah...
  • Midrash
  • Tajuk
  • Semua Artikel
  • Indah Pada Waktunya
    Pengkhotbah 3:1-11

    Dibaca sebanyak: 1520 kali | | kirim ke teman

    Oleh: Octafred Yosi Rorimpandei
    Beri nilai artikel ini: bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)

    Kitab Pengkhotbah ditulis oleh seorang anak Daud (Pkh. 1:1). Ketika menuliskan kitab ini, ia sedang berada pada posisi puncak, yaitu sebagai seorang raja di Yerusalem (Pkh. 1:1, 12). Ia juga telah membulatkan hati untuk mempelajari segala peristiwa yang terjadi di dunia (1:13)....


    MAAF! Untuk dapat membaca keseluruhan artikel ini, Anda harus mendaftar sebagai anggota situs ini dan melakukan login.

    Jika Anda sudah terdaftar, silakan melakukan login untuk bisa membaca artikel ini


    Masukkan Username/Email dan Password Anda
    untuk login ke situs ini

    Username/Email:

    Password:

    Daftar | Lupa password

    Shalom 38.107.191.104!

    Jika Anda merasa bahwa artikel ini penting untuk dibagikan ke teman Anda, silakan kirim ke teman Anda

    Atau beri nilai artikel ini:
    bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)
    Kategori Artikel: Khotbah...
    Dimasukkan pada: 16 Mei 2008 oleh: oyr79
    Terakhir dimodifikasi pada: 16 Mei 2008

    Tanggapan Pembaca:

    Kirim Tanggapan

    kumon (13 Jul 2010):
    aku Mohon Ampun

    Kasih TUHAN kepada manusia tidaklah terukur, karena itu, setiap peristiwa, hal bahkan musibah, bencana, ataupun malapetaka yang terjadi dalam kehidupan kita, bukanlah karena TUHAN membenci kita, tetapi karena IA sangat mengasihi kita. SAYA TDK MENGERTI DGN PERNYATAAN DIATAS, TLG DIJELASKAN. THX.


    cosmicboy (15 Mar 2009):
    CosmicBoy

    Kitab Kidung Agung juga dikenali sebagai Nasyid An-Nasyid/Nasyid Sulaiman(bahasa Inggeris, Song of Songs/Solomon), yang sebenarnya memiliki makna tersirat daripada makna tersurat. Masalah, ahli2 teologi gagal menggali khazanah indah nan berharga dari Kitab ini. Mereka lebih suka menggambarkan makna tersurat yang menjurus kepada kefahaman bahawa kitab ini bersifat sekular/duniawi semata-mata dan tiada hubungannya dengan umat Allah.

     Oleh itu ada baiknya, penulis membongkar segala rahsia kitab ini. Antaranya, melihat kitab ini dari aspek hubungan Allah dengan kaum Bani Israel seperti cintanya seorang Raja (Sulaiman) kepada kekasihnya, demikianlah Allah mencintai umat Israel.

    Dalam konteks Kristen, Allah melanjutkan cintanya ini kepada Bani Israel rohani, iaitu Yesus Kristus kepada sidang jemaah baru iaitu umat Kristen yang terdiri drpd pelbagai bangsa, bahasa dan budaya!

     Selai n itu, kitab ini seringkali dipakai/dilagukan oleh masyarakat Yahudi dari zaman sebelum PB hingga sekarang dalam pesta2 perkahwinan. Ini jelas menunjukkan bhw kitab ini sejak semula memiliki konotasi agamawi/spiritual dalam agama Yahudi. Sayang, kita selalu melihat aspek2 lahiriah, tersurat sehingga tidak menghairankan dari kalangan ahli2 teologi leberal dan sekarang, orang Islam menyerang kitab ini sebagai tidak lain, tidak bukan, kitab porno semata2! Salah siapa? Tepuk dada tanya selera. 


    cosmicboy (15 Mar 2009):
    CosmicBoy

    Kitab Kidung Agung juga dikenali sebagai Nasyid An-Nasyid/Nasyid Sulaiman(bahasa Inggeris, Song of Songs/Solomon), yang sebenarnya memiliki makna tersirat daripada makna tersurat. Masalah, ahli2 teologi gagal menggali khazanah indah nan berharga dari Kitab ini. Mereka lebih suka menggambarkan makna tersurat yang menjurus kepada kefahaman bahawa kitab ini bersifat sekular/duniawi semata-mata dan tiada hubungannya dengan umat Allah.

     Oleh itu ada baiknya, penulis membongkar segala rahsia kitab ini. Antaranya, melihat kitab ini dari aspek hubungan Allah dengan kaum Bani Israel seperti cintanya seorang Raja (Sulaiman) kepada kekasihnya, demikianlah Allah mencintai umat Israel.

    Dalam konteks Kristen, Allah melanjutkan cintanya ini kepada Bani Israel rohani, iaitu Yesus Kristus kepada sidang jemaah baru iaitu umat Kristen yang terdiri drpd pelbagai bangsa, bahasa dan budaya!

     Selai n itu, kitab ini seringkali dipakai/dilagukan oleh masyarakat Yahudi dari zaman sebelum PB hingga sekarang dalam pesta2 perkahwinan. Ini jelas menunjukkan bhw kitab ini sejak semula memiliki konotasi agamawi/spiritual dalam agama Yahudi. Sayang, kita selalu melihat aspek2 lahiriah, tersurat sehingga tidak menghairankan dari kalangan ahli2 teologi leberal dan sekarang, orang Islam menyerang kitab ini sebagai tidak lain, tidak bukan, kitab porno semata2! Salah siapa? Tepuk dada tanya selera. 


    marjohan (12 Mar 2009):
    marjohan

    KIDUNG AGUNG

     

     

    Sebagai mana kitab Amsal dan Pengkhotbah, “Kidung Agung” adalah hasil gubahan Raja Salomo, kira thn 1020 SM di Yerusalem, beberapa tahun setelah Bait Allah selesai dibangun.  Ia memang adalah penggubah puisi Ibrani yang indah (1 Raj. 4:32, 33).  Judulnya itu sebetulnya adalah ringkasan dari kata2 pembukaannya, yakni “Kidung Agung dari Salomo” (Kid. 1:1).  Menurut naskah asli bahasa Ibrani kata demi kata yang diterjemahkan ke dalam Alkitab,  Kidung Agung adalah “nyanyian dari segala nyanyian.”&nb sp; Kidung Agung bukanlah kumpulan nyanyian, melainkan satu nyanyian, nyanyian yang amat sempurna.

     < /p>

    Alasan untuk menulis nyanyian ini sangat unik.  Bayangkan, Raja Salomo yang agung, mulia dalam hikmat, hebat dalam kuasa dan mempesonakan dalam kemasyhuran kekayaannya,  yang membuat bahkan ratu Syeba dari Ethiopia merasa kagum, tetapi tidak berhasil mempengaruhi / merayu seorang gadis dusun yang berkulit hitam dan sederhana dari desa Sulam, yang kepadanya dia jatuh cinta berat.  Gadis itu dibawanya ke perkemahannya,  ke istananya, dan menunjukkan segala kekayaan / kemegahannya, tetapi si gadis desa tetap saja merindukan si pemuda gembala kekasihnya (1 Raj. 10:7 ; Kid. 1:1-14 ; 2:3–3:5).

    & nbsp;   

    Salomo adalah “pencinta ulung” (the great lover).  Bayangkan, pada waktu menulis nyanyian ini, Salomo sudah mempunyai isteri 60, selir 80 dan dara2 tidak terbilang banyaknya sedangkan pada akhir pemerintahannya ia mempunyai 700 isteri dari kaum bangsawan dan 300 gundik (Kid. 6:8 ; 1 Raj. 11:3).   Kidung Agung berisi puisi dan sajak2  “rayuan maut” raja Salomo kepada si gadis.  

    Karena cinta kasih si gadis desa ini teguh, panas bagaikan “nyala api YHWH” kepada kekasihnya si pemuda gembala, Baginda Raja Salomo kalah telak dan akhirnya mengijinkan si gadis pulang kedesanya menemui kekasihnya si pemuda gembala (Kid. 6:13 ; 8:5-14).  Karena itu kitab ini dpt juga disebut sebagai Nyanyian mengenai kasih Salomo yang gagal.

     < /p>

    Namun demikian, keteguhan si gadis desa yang sederhana ini dpt juga diartikan sbg gambaran dari keteguhan dan kesetiaan si “gadis” atau “mempelai wanita” nya Kristus (mempelai pria), yakni para murid2 dan orang2 kudus yang terpilih untuk mendampingi Yesus sebagai raja2 dan imam, yang akan memerintah bumi Firdaus dari surga (Dan. 7:18, 22 ; Wah. 1:6 ; 5:10 ; Wah. 19:16).  Mereka tidak “silau” oleh kemegahan harta benda duniawi yang ditawarkan oleh Setan si Iblis selama hayat mereka di bumi, melainkan mereka taat sampai mati karena setia kepada YHWH dan kesaksian YESUS KRISTUS (Wah. 6:9 ; 20:4).

     < /p>

     < /p>

    AMSAL

     

    (Amsal = nasehat ; Ibrani = Ma.shal ; jamaknya / amsal2 = Mish.leh)

     < /p>

    Kalau kita baca dan hayati kitab Amsal,  nasehat2nya masih terasa tetap relevan dan “up to date” di zaman sekarang maupun di-masa2 yang akan datang padahal nasehat2 itu ditulis oleh Salomo ketika ia memerintah Israel antara tahun 1037 – 998 Sebelum Kristus / SM, atau kira2 3000 thn yang lalu (Ams. 1:1).

     < /p>

    Ketika Salomo di nobatkan menjadi raja di Israel menggantikan ayahnya, Raja Daud pada thn 1037 SM, ia berdoa kepada YHWH meminta “hikmat dan pengertian” agar ia dpt menghakimi umat Israel yang besar.  Sebagai jawabannya, YHWH memberi Salomo kebijaksanaan, hikmat dan hati yang penuh pengertian disamping kekayaan, harta benda dan kemuliaan yang belum pernah ada tandingannya (2 Taw.1:10 -12 ; 1 Raj.3:12 ; 1 Raj. 4:30, 31).  Hasilnya, Salomo menggubah 3000 Amsal dan 1005 nyanyian.

     < /p>

    Karena amsal2 itu sebenarnya adalah hikmat yang “telah ditaruh YHWH di dalam hati Salomo”, maka sewaktu mempelajari / merenungkan buku Amsal, kita sebenarnya sedang mempelajari hikmat dari YHWH sendiri (1 Raj. 10: 23,24).   Pemerintahan Salomo adalah puncak kejayaan bangsa Israel, masa perdamaian dan kemakmuran, suatu masa yang aman sentosa (1 Raj.4:20--25).  ; Salomo dikatakan “duduk di atas takhta yang ditetapkan YHWH.”  Salomo mendapat “keagungan kerajaan” yang tak ada bandingnya (1 Taw.29:23 – 25).

     < /p>

    Salomo yang bijaksana mengatakan :”Berbahagialah orang yang mendapatkan hikmat, orang yang memperoleh kepandaian, karena keuntungannya melebihi keuntungan perak dan hasilnya melebihi emas.  Ia lebih berharga dari pada permata ; apapun yang kau inginkan tidak dapat menyamainya . . . .Memperoleh hikmat sungguh jauh melebihi memperoleh emas, dan mendapat pengertian jauh lebih berharga dari pada mendapat perak” (Ams.3:13-16 ; Ams.16:16).

    & nbsp; < /span> 

    Dikatak an hikmat lebih berharga dari pada perak emas permata karena se-banyak2nya orang memiliki “emas-permata&rdquo ; tapi tidak memeliki hikmat (mengenal YHWH dan anak-NYA Yesus Kristus), maka pemiliknya hanya dapat menikmati hartanya itu untuk “sekejap” saja.  Jabatan / pangkat akan berakhir ketika pemiliknya pensiun.  Harta yang lain, akan ditinggalkannya untuk orang lain ketika pemiliknya mati, mungkin pada usia 70-80 thn (Maz. 90:10 ; Ams. 13:22). Untuk selanjutnya, tidak ada lagi bagian orang tsb dibawah kolong matahari.  Namanya pun tidak akan di-ingat2 lagi !  Ia sudah hilang lenyap untuk se-lama2nya. Ia tidak ikut dibangkitkan pada akhir zaman.  Namanya tidak ada dalam buku kehidupan YHWH.  (Maz. 49:17-20 ; Maz. 146:4 ; Pkh. 9:6; Yes. 26:14 ; Wah. 20:12, 13).

    & nbsp;

    & nbsp;Ams. 11:4 berkata, “Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut”  Begitu lah kalau orang hanya mengejar hikmat duniawi tanpa hikmat rohani (Mrk. 8:26 ; Luk. 2:20, 21).

    & nbsp;

    Untuk mencari hikmat rohani itu, Salomo mengatakan ; “Jikalau  ; engkau mencarinya seperti mencari perak dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan YHWH dan mendapat pengenalan akan YHWH” (Ams.2:4,5).

    & nbsp; < /span>

    Menurut Salomo, “permulaan hikmat adalah takut akan YHWH, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian” (Ams. 9:10).  Memang betul ayat itu, sebagaimana di katakan juga oleh Yesus di Yoh. 17:3 ketika Ia berdoa kepada Bapa :“Inilah hidup kekal itu, yaitu bahwa  mereka mengenal Engkau (YHWH), satu2nya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”  Dan juga : “Karena begitu besar kasih Allah (YHWH) akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya (YESUS KRISTUS) tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh. 3:16). 

     < /p>

    Hal mencari hikmat rohani ini sangat serius, karena menurut Salomo,  orang yang mendapat hikmat itu akan mendapatkan hidup kekal dan YHWH berkenan akan dia, tetapi siapa yang tidak mendapatkannya akan merugikan dirinya sendiri dan semua orang yang membencinya, mencintai maut (Ams. 8:35, 36).

     < /p>

    Kembali kepada pribadi Salomo,  Sayang sekali ia yang pada awalnya adalah Raja yang soleh dan diperkenan YHWH, namun di akhir hayatnya malah terjerumus dalam ibadah “gado2”, yakni mencampur aduk ibadat sejati dengan ajaran2 dan berhala2 yang dianut oleh isteri2nya yang sangat banyak itu, sehingga YHWH murka kepadanya dan menghukum Salomo dengan memecah kerajan Israel yang besar itu menjadi 2 kerajaan. 

     < /p>

    Di sebelah selatan, Anak kandung Salomo,  Rehabeam, hanya berkuasa atas 2 suku, yakni suku Yehuda dan Benyamin, yang kemudian disebut sebagai kerajaan Yehuda dgn ibu kotanya Yerusalem.  Sedangkan di sebelah utara, yang terdiri dari 10 suku, diperintah oleh bekas hamba Salomo sendiri yang bernama Yerobeam,  selanjutnya disebut sebagai Kerajaan Israel dengan ibu kotanya Samaria (1 Raj. 11:4--6, 9-11, 35, 36 ; Pkh. 7:8).

    & nbsp;

    Kita tidak tahu apakah dengan kesalahannya itu  Salomo masih tetap “diingat” oleh YHWH dan layak dibangkitkan atau tidak.

    & nbsp;

    Demikia n sedikit tentang Raja Salomo, penulis Amsal, Pengkhotbah dan Kidung Agung.

     

     

     


    bataha (20 Feb 2009):
    Amdjand EdikaldSemakin kita mengenal Tuhan, semakin kita tahu cara terbaik mengerti kehidupan.


    ethax (19 Feb 2009):
    margaretha diana pattiasinaok. utk bahan khotbah di lingkungan pelayanan


    sond (02 Okt 2008):
    Bukit Doa Maranatha - CiawiKiranya Tuhan berkati layanan ini Syalom


    SILAKAN LOGIN UNTUK BISA MEMBERIKAN KOMENTAR


    << sebelumnya | berikutnya >>
    total: 7 data

     
    LOGIN: Username/Email: Password:
    Jika Anda memiliki masalah, silakan hubungi salah satu admin kami yang online:
    mi_anokhi Kirim pesan oyr79 Kirim pesan varry Kirim pesan