Artikel
 
Pilih Kategori:
Google

  • Biblika
  • Dari Anda
  • Eksplorasi Alkitab
  • Ensiklopedi Teologi
  • Episcopal Messages
  • Info
  • Kesehatan
  • Khotbah...
  • Midrash
  • Tajuk
  • Semua Artikel
  • Tumbuh-tumbuhan (2)
    Kejadian 1:11-13

    Dibaca sebanyak: 1057 kali | | kirim ke teman

    Oleh: Yosi Rorimpandei
    Beri nilai artikel ini: bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)

    Pada artikel sebelumnya telah dibahas mengenai dua jenis tumbuhan yang diciptakan Elohim, yaitu: tumbuhan biji-bijian dan tumbuhan buah-buahan berbiji.
    baca lanjutan


    Sebagaimana pembahasan pada artikel tersebut, saya mengusulkan agar Kejadian 1:11 sebaiknya diterjemahkan "Dan Elohim berfirman, 'Hendaklah erets menumbuhkan tumbuhan muda: tumbuhan biji-bijian dan tumbuhan buah-buahan berbiji menurut jenisnya, di atas erets!' Dan jadilah demikian."

    Bandingkan Terjemahan Baru (TB) LAI: "Berfirmanlah Allah: "Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan yang berbiji, segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah yang berbiji, supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi." Dan jadilah demikian."

    Ada dua perbedaan penting yang harus diperhatikan di sini. Pertama, menurut TB-LAI, erets (LAI: "tanah") menumbuhkan tunas-tunas muda, tumbuh-tumbuhan berbiji, dan segala jenis pohon buah-buahan yang menghasilkan buah berbiji. Sementara, menurut terjemahan yang saya usulkan, erets menumbuhkan tumbuhan biji-bijian dan tumbuhan buah-buahan berbiji.

    Kedua, TB-LAI menambahkan kalimat "supaya ada tumbuh-tumbuhan di bumi," yang seharusnya dalam naskah aslinya hanya berbunyi "'al ha'arets" [di (atas) erets (LAI: "bumi")]. Penambahan ini memberi kesan bahwa maksud penciptaan tumbuhan hanya sekedar supaya ada tumbuhan di bumi. Menurut saya, ini terlalu menyederhanakan pesan Alkitab itu sendiri.

    Ada esensi lain yang terlupakan, yaitu mengapa Elohim menciptakan tumbuhan pada hari ketiga? Tumbuhan menjadi mahluk hidup pertama dan menjadi pelengkap dari suatu rangkaian indah dan kreatif terhadap proses penciptaan itu sendiri. Meskipun, bagi penulis Kitab Kejadian, tumbuhan belum dianggap sebagai mahluk hidup (akan dijelaskan dalam edisi berikut).

    Bagi penulis Kitab Kejadian, tumbuhan merupakan logistik bagi mahluk hidup. Artinya, usai membentuk landasan untuk suatu bentuk kehidupan, maka Elohim mulai menyediakan terlebih dahulu, makanan bagi kehidupan itu sendiri, yaitu dengan adanya tumbuhan. Secara sederhana dapat digambarkan bahwa setelah Elohim menyiapkan tanah, maka giliran tanah itu untuk menopang tumbuhan, dan nantinya, tumbuhan menjadi penopang mahluk hidup.

    Dengan demikian, maksud penciptaan tanah, tidak lain adalah agar tumbuhan memiliki tempat untuk bertumbuh. Namun, tidak sesederhana itu, kehadiran tumbuhan tak hanya menghiasi tanah, tetapi mengokohkan dan menyuburkannya. Ada saling ketergantungan yang terjadi, sehingga penciptaan menjadi suatu proses yang sangat jenius.

    Ketika manusia merusak tanah, maka tumbuhan akan mati. Sebaliknya, ketika manusia merusak tumbuhan, maka tanah akan gersang. Jika dirunut lebih jauh ke belakang, kesalingbergantungan itu membentuk rantai yang panjang dan tak terputus. Cobalah perhitungkan kehadiran air bagi tanah dan bagi tumbuhan. Perhitungkan juga kehadiran tanah bagi air itu sendiri, serta kehadiran tumbuhan bagi air. Luar biasa bukan?

    Tapi, itu hanyalah pertimbangan ilmu alam yang bisa saja dijawab oleh seorang ahli biologi, ekologi, dan sebagainya. Nyatanya, alkitab memang telah menjawab lebih dulu, betapa ketergantungan itu membuat alam menjadi suatu kesatuan yang harmonis.

    Dalam makna simbolis, jika kita memperhatikan permainan istilah-istilah Ibrani yang digunakan penulis, maka ada pesan simbolis yang merupakan bagian dari filosofi umat Perjanjian Lama dalam pemilihan kata demi kata dari nats ini.

    Erets adalah gambaran berkat dan perjanjian TUHAN. Jika kita membaca berkat dan perjanjian TUHAN kepada Abraham dalam Kejadian 12, salah satu bagian dari berkat dan perjanjian itu adalah pemberian erets (LAI: "negeri"). Bahkan, tujuan eksodus dari Mesir tidak lain adalah untuk mencapai erets (LAI: "tanah") perjanjian.

    Kemudian perhatikan permainan akar-akar kata-kata penting pada ayat 11 dan 12. "tumbuhan muda (dasha): tumbuhan biji-bijian (zara') dan tumbuhan buah-buahan berbiji (para)..."

    Dasha melambangkan "keberhasilan," zara' melambangkan "usaha", dan para melambangkan "hasil." Jadi, keberhasilan (dasha) yang tumbuh di atas berkat (erets) mencakup "usaha" (zara') dan "hasil" (para).

    "Usaha" melambangkan kehidupan kita sekarang dan "hasil" melambangkan kehidupan kita yang akan datang. Itulah sebabnya, berkat dalam konsep Perjanjian Lama tidaklah semata-mata berbicara tentang aspek-aspek yang akan datang saja, atau sebaliknya, aspek-aspek yang sekarang saja. Dalam filosofi Perjanjian Lama, "diberkati" bukanlah sekedar "nanti masuk surga," melainkan juga "sukses di dunia."

    Mengenai hal ini ada beragam tafsiran. Para penganut "teologi sukses" menafsirkan bahwa "sukses di dunia" berarti memperoleh kemakmuran secara materi. Anak-anak TUHAN bukanlah anak-anak yang melarat dalam kemiskinan, melainkan yang sukses menjalani kehidupan.

    Para penganut "teologi penderitaan" menafsirkan bahwa "sukses di dunia" bukan berarti menjadi kaya. Sukacita menjalani kehidupan yang penuh dengan penderitaan adalah bagian dari "sukses di dunia." Hendaknya kita jangan terjebak pada perdebatan itu.

    Kavod Lekha YHWH Elohenu! Kavod Lekha! [oyr79].


    ke atas
    Masukkan Username/Email dan Password Anda
    untuk login ke situs ini

    Username/Email:

    Password:

    Daftar | Lupa password

    Shalom 38.107.191.103!

    Jika Anda merasa bahwa artikel ini penting untuk dibagikan ke teman Anda, silakan kirim ke teman Anda

    Atau beri nilai artikel ini:
    bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)
    Kategori Artikel: Eksplorasi Alkitab
    Dimasukkan pada: 23 Feb 2007 oleh: oyr79
    Terakhir dimodifikasi pada: 24 Okt 2007

    Tanggapan Pembaca:

    Kirim Tanggapan

    Belum ada tanggapan...

    SILAKAN LOGIN UNTUK BISA MEMBERIKAN KOMENTAR


    << sebelumnya | berikutnya >>
    total: 0 data

     
    LOGIN: Username/Email: Password:
    Jika Anda memiliki masalah, silakan hubungi salah satu admin kami yang online:
    mi_anokhi Kirim pesan oyr79 Kirim pesan varry Kirim pesan