Artikel
 
Pilih Kategori:
Google

  • Biblika
  • Dari Anda
  • Eksplorasi Alkitab
  • Ensiklopedi Teologi
  • Episcopal Messages
  • Info
  • Kesehatan
  • Khotbah...
  • Midrash
  • Tajuk
  • Semua Artikel
  • Siapakah Manusia?
    Mazmur 144:3-4

    Dibaca sebanyak: 734 kali | | kirim ke teman

    Oleh: Yosi Rorimpandei
    Beri nilai artikel ini: bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)

    Ada sebuah tradisi dalam masyarakat Yahudi hingga kini yang disebut Yizkor. Tradisi ini adalah tradisi untuk memperingati akan kepergian seseorang atau sekelompok orang, baik itu yang meninggal karena sakit, usia lanjut, kecelakaan, hingga mereka yang meninggal sebagai martir. Dalam tradisi ini, mereka yang sudah meninggal didoakan agar diperhatikan oleh TUHAN.


    baca lanjutan


    Yang menarik dari tradisi Yahudi ini adalah diawalinya doa dengan rangkaian Mazmur yang intinya mengingatkan betapa lemahnya manusia. Rangkaian Mazmur itu diawali dengan Mazmur yang menjadi nats kita pada hari ini (Mzm. 144:3,4) yang kemudian dilanjutkan dengan Mazmur 90:6, 12; 37:37; 49:16 dan 73:26 yang diakhiri dengan Pkh. 12:7.

    Kalau kita perhatikan rentetan Mazmur tersebut, maka akan kita temukan sebuah pengajaran yang luar biasa di dalamnya. Dia diawali dengan suatu penyangkalan akan kemuliaan manusia, sebuah pengakuan akan ketiadaartiannya manusia ini, sehingga manusia dikatakan seperti angin dan bayangan, yang tak diketahui kapan datangnya dan kapan berakhirnya.

    Pemazmur mau mengatakan bahwa nilai nyawa seorang manusia tak lebih daripada hembusan angin. Ia bahkan tak kuasa untuk menahannya ketika maut harus mengambilnya. Ia hanya bisa berdiam diri di depan penguasa kegelapan dan kemudian hilang lenyap.

    Pemazmur sebetulnya sedang berusaha menggambarkan suasana hatinya yang selalu berhadapan dengan maut. Ia berhadapan dengan begitu banyak musuh. Kapan saja nyawanya bisa direngut akibat sabetan pedang atau oleh anak panah musuh-musuhnya. Ia bahkan berhadapan dengan gejolak politik dalam istananya sendiri, ketika mulai ada suara-suara usil yang bermaksud menggoyahkan kedudukannya.

    Dalam suasana yang demikian, pemazmur mau mengatakan bahwa sesungguhnya kita seperti sedang berada di tengah medan perang. Berdiri di antara hujan peluru dalam kepungan tentara-tentara musuh. Dalam keadaan dimana kita sepenuhnya hanya bisa mengandalkan diri kita sendiri sementara kita merasa tidak bisa berbuat apa-apa.

    Inilah realitas kehidupan manusia yang sebenarnya. Dan inilah realitas kehidupan kita. Inilah juga yang diingatkan orang Yahudi dalam ritual Yizkor. Belajar memahami bahwa kunci keberhasilan dalam hidup hanyalah dengan mengandalkan TUHAN.

    Kesuksesan, popularitas, kejayaan, dan kekayaan boleh-boleh saja melarutkan kita dalam kenikmatan hidup. Membuat kita merasa memiliki dunia ini seorang diri, sehingga apapun boleh kita lakukan tanpa ada yang bisa menghalangi.

    John Lennon, seorang penyanyi legendaris yang sangat terkenal itu, pernah mencapai kesuksesan luar biasa bersama kelompoknya The Beatles. Album mereka mampu terjual hingga jutaan copy di berbagai penjuru dunia. Bahkan lagu-lagunya menduduki tangga chart teratas di berbagai negara. Mereka boleh dikatakan telah meraihdan menguasai hati milyaran penggemarnya di seluruh dunia.

    Akibat kesuksesan mereka, Sang Ratu Inggris yang semula mereka muliakan akhirnya berkenan memberikan penghargaan dan penghormatan kepada mereka. Dalam posisi ini, mereka telah melebihi popularitas Sang Ratu itu sendiri, sehingga orang-orang Inggris yang melihat pemberian penghargaan itu lebih terpikat melihat penampilan

    The Beatles dibanding penampilan Ratu mereka sendiri.

    Ketika sebuah stasiun televisi mewawancarai John Lennon, Lennon dengan bangga memproklamasikan bahwa ia kini lebih populer dibanding Yesus. Ia telah merebut hati banyak orang oleh karena kesuksesan kelompoknya.

    Tak berapa lama kemudian stasiun televisi yang sama mengabarkan bahwa Lennon tewas ditembak oleh penggemarnya sendiri. Menjelang ajalnya, Lennon dengan suara serak meminta maaf atas ucapannya terdahulu yang telah melecehkan Penebus dosa-dosanya. Dengan penyesalan itulah Lennon mengakhiri karirnya.

    Gede Prama, seorang inspirator yang pemikirannya kini banyak dikutip media-media massa mengatakan, “Manusia adalah asing di dunia ini. Dan manusia adalah yang diasingkan. Satu-satunya rumah bagi manusia adalah tubuhnya sendiri, tapi banyak orang telah mengorbankannya untuk mendapatkan rumah yang mereka pikir lebih indah.”

    Mengapa manusia jarang mensyukuri hidupnya, oleh karena ia tidak pernah menyadari bahwa tubuhnya adalah anugerah TUHAN yang paling komplit. Dalam Ilmu Alam, tubuh manusia adalah penjelmaan dari alam semesta yang sangat luas ini. Proses pergerakan setiap anggota tubuh kita saja telah sedemikian uniknya, sehingga tangan tidak pernah bertengkar satu dengan yang lainnya. Kaki kanan tidak ingin menempuh arah yang berbeda dari kaki kiri, dan mata kanan tidak ingin membiarkan mata kiri meluputkan apa yang dilihatnya.

    Yang mau saya sampaikan adalah: Marilah perayaan semacam ini tidak kita jadikan suatu momen peringatan semata atas orang yang kita cintai. Dia yang telah pergi tidak mungkin kembali. Namun, kepastian iman kita mengatakan bahwa dia tidak sendirian. Ia kembali kepada Sang Pencipta. Karena itu, bukan dia lagi yang menjadi masalah, tapi kitalah masalah itu sekarang.

    Adakah sebuah kematian menyadarkan kita betapa berartinya hidup kita ini? Ataukah kita akan terus-menerus bersungut-sungut oleh karena kegagalan usaha kita, keruwetan rumah tangga kita, dan berbagai problem kehidupan lainnya? Jika masalah selalu membuat kita lupa untuk mensyukuri hidup kita, maka apa bedanya kita dengan para pencari sensasi kehidupan? Seolah-olah hidup ini hanya punya arti ketika kita menemukan sebuah sensasi.

    Ketika Yesus membangkitkan anak Yairus, ia menitipkan pesan kepada orang-orang yang menyaksikan itu untuk tidak menyebarkan apa yang baru saja terjadi. Sebuah mujizat besar yang mestinya dapat mempopulerkan Yesus bahkan bisa melebihi popularitas seorang kaisar Romawi.

    Mengapa itu tidak dilakukannya? Sensasi bukanlah tujuan sebuah perjuangan hidup. Yang terpenting dalam hidup ini adalah bagaimana menghargainya dan mensyukurinya sebagai anugerah terindah yang pernah kita miliki. Kesempatan hidup hanya sekali, maka gunakanlah kesempatan itu sebaik mungkin, amin!


    ke atas
    Masukkan Username dan Password Anda
    untuk login ke situs ini

    Username:

    Password:

    Daftar | Lupa password

    Shalom 38.103.63.60!

    Jika Anda merasa bahwa artikel ini penting untuk dibagikan ke teman Anda, silakan kirim ke teman Anda

    Atau beri nilai artikel ini:
    bintang (5 terbaik dan 1 terburuk)

    Tanggapan Pembaca:

    Kirim Tanggapan

    marjohan (15 Okt 2008):
    marjohan

    KEMATIAN

    Ketika memberikan kata2 penghiburan/sambutan dalam suatu peristiwa kemalangan, /meninggal, kita sering mendengar orang berkata : “hal itu sudah ke hendak Tuhan” atau  “itu sudah takdir dari Tuhan” atau “dia sudah dipanggil oleh Tuhan” atau “dia sudah kembali ke rumah Bapa” atau “kembali ke sisi-NYA” atau “Dia (si mati) sudah berada disisi Tuhan atau  kata2 lain yang nadanya sejenis. 

    Ada juga yg mengatakan bahwa orangtua, kakek-nenek moyang kita yang sudah meninggal, sudah menjadi sempurna (setelah mati) dan malahan dapat mendoakan/memberkati kita yang masih hidup.  Betulkah demikian ? 

     < /p>

    Apa kata Alkitab tentang  hal orang yang telah mati  ?

     < /p>

    -    ;         & nbsp; Apakah YAHWE menciptakan /merancang manusia untuk mengalami kematian ?< /p>

    -    ;         & nbsp; Apakah orang mati karena dipanggil atau kehendak YAHWE ?< /p>

    -    ;         & nbsp; Apakah orang yg mati bisa mendoakan/memberkati orang yg hidup atau sebaliknya ?< /p>

    -    ;         & nbsp; Apakah orang yg mati naik ke Surga dan berada disisi-NYA ?< /p>

    < /span>

    LATAR BELAKANG SINGKAT :

    YAHWE itu MAHA SEMPURNA, karena itu semua ciptaannya juga adalah sempurna.

    Ketika menciptakan Adam & Hawa, IA merancang mereka dengan sempurna.&nb sp; Sebagai mahluk sempurna, Adam dan Hawa  dirancang YAHWE untuk hidup kekal selama lamanya dan demikian juga dengan kita umat manusia keturunan mereka.

    Ketika selesai mencipta, Alkitab berkata : maka YAHWE melihat segala yang dijadikan-NYA itu, sungguh amat baik.  Bayangkanlah kalau Sang Maha Perancang berkata sungguh amat baik atas suatu hasil karya, pastilah karya itu memang sangat sempurna !!

     < /p>

    Kejadian 1:31 Maka YAHWE melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik…..

    IA menempatkan Adam dan Hawa di FIRDAUS  EDEN atau Taman Kesenangan (FIRDAUS = Taman ; EDEN = Kesenangan).  IA memberkati mereka dalam suatu perkawinan kudus dan memerintahkannya untuk berkembang biak, memenuhi seluruh penjuru bumi, menjadi umat-NYA yang setia, taat dan dan menugaskan  mereka untuk mengolah / menjadikan seluruh Bumi menjadi Firdaus, suatu Taman tempat tinggal yang tidak kekurangan apapun dan tanpa penderitaan apalagi kematian (Kej.1:1, 26, 27, 28, 31 ; Kej.2:15).

    Jadi itulah RENCANA YAHWE, yaitu merencanakan Adam & Hawa dan seluruh keturunannya untuk hidup kekal se-lama2nya di Firdaus Eden dan memelihara bumi tsb dengan segala isinya, yakni tumbuh2an dan hewan2 namun dengan satu syarat : mereka harus terus TAAT kepada YAHWE. 

     < /p>

    Kepada Adam dan Hawa, YAHWE berkata : …. semua pohon dalam Taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan ttg yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati  < /span> (Kej.2:16,17).

     

    Jadi kalau buah terlarang itu tidak dimakan, Adam &  Hawa tidak akan mati dan akan tetap hidup sampai sekarang, sampai se-lama2nya. Karena mereka hidup kekal, maka akan kekal pula kehidupan kita seluruh umat manusia anak2 keturunan mereka, sehingga kita dapat mengenal seluruh kakek nenek moyang kita dan juga semua anak cicit buyut keturunan kita masing2 kelak.

     < /p>

    Sayang mereka tidak taat kepada YAHWE. Mereka lebih percaya kepada Beelzebul, Setan si Iblis, yang datang menipu mereka dengan menjelma sebagai seekor Ular, shg mereka memakan buah yang dilarang YAHWE untuk mereka makan (Kej.3:1-6 ; Mat. 12:24).

    Pada saat mereka mengambil dan memakan buah terlarang itu, mereka telah berdosa dan menjadi tidak kudus sehingga TIDAK SEMPURNA lagi.  Mereka menjadi sakit2an, tua, tidak berbahagia, dan akhirnya mati.  Hal yg sama juga berlaku bagi keturunan2nya, karena kita keturunan mereka mewarisi dosa dan ketidak sempurnaan tsb dari mereka (Im.19:2; Rm.3:23; 5:12).

     < /p>

    Demikian juga seluruh hewan atau pun bumi.  Tidak sebagaimana rencana YAHWE semula, semuanya menjadi terkutuk karena sudah kehilangan kemuliaan-NYA.  ; Itulah sebabnya tanah sudah tidak sesubur aslinya lagi, banyak semak belukar, tandus / gersang, gurun. 

    Bumi sering dilanda mala petaka / bencana. 

    Sebagaimana manusia, hewan pun menjadi sangat kesakitan / menderita ketika mencari makan dan melahirkan. (Kej.3:16-19). 

    Pada mulanya semua hewan hanya memakan tumbuh2an tetapi kemudian hewan saling memangsa.  Manusia pada mulanya adalah penguasa atas hewan2 tetapi kini hewan terkadang juga memangsa manusia (Kej.1:28; 1 Raj.13:24).

    < /span>

    < font size="3">Jadi semestinya Adam & Hawa dan kita umat manusia keturunannya dapat hidup kekal di bumi ini se-lama2nya, sejahtera tanpa kekurangan/penderitaan apapun, tapi dengan syarat Adam & Hawa HARUS TETAP TAAT kepada Hukum2 YAHWE.  IA memperingatkan Adam bahwa ketidaktaatan akan mengakibatkan kematian ! (Kej.2:17; 3:3)

    Kejadian 2:17tet api pohon pengetahuan ttg yang baik dan yang jahat itu, janganlah kau makan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati”.

    < font size="3">

    Kejadian 3:3 “… Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

    < /span>

    artinya , kalau buah tsb tidak dimakan berarti mereka tidak akan mati ! JADI, ORANG MATI BUKANLAH KARENA KEHENDAK/DIPANGGIL ATAU TAKDIR DARI YAHWE TETAPI ADALAH AKIBAT/KONSEKWENSI/UPAH DARI DOSA !< /font>

    < /span>

    ARGUMENTASI :

    1.    ;   Walaupun Adam akhirnya ternyata tidak taat, YAHWE tetap masih mengijinkan dia dan keturunannya yg mula2 berumur sampai hampir 1000 thn (Kej.5: 5,8,11,14).  Namun karena dosa dan kedurhakaan manusia ber-tambah2, YAHWE “membatasi” umur rata-rata manusia sampai 120 thn saja (Kej.6:3) namun dlm kasus2 tertentu, khusus bagi orang2 yg IA kasihi, batasan itu tidak berlaku.  Misalnya, Abraham dpt mencapai usia 175 thn (Kej.25:7), Ayub sampai “tua dan lanjut umur.”  Banyak akhli yg mengatakan bahwa Ayub hidup sampe 350 Thn (Ayb.42:16,17), Umur Ishak 180 tahun (Kej.35:28), Yakub hidup sampe 147 thn ( Kej.47:28).

    < font face="Times New Roman" size="3"> 

    2.    ;   Merekalah contoh orang yg boleh kita sebut dapat BONUS karena mereka diberi usia lanjut melebihi usia rata-rata (menurut standar YAHWE), yakni 120 thn (Kej.6:3). YAHWE juga dulu memperingatkan orang Israel agar bertobat supaya tidak mati sebelum waktunya, yakni sebelum berumur120 thn, umur rata2 setelah peristiwa air bah (Kej.6:3).

    < /span>

    3.    ;   Setelah Adam & Hawa jatuh dalam dosa, mereka sudah tidak sempurna lagi dan  hukumannya adalah kesengsaraan dan akhirnya kematian.  Kematian adalah puncak dari ketidak sempurnaan dimata YAHWE (Kejadian 3:16-19)

     < /p>

    4.    ;   Ketidaksempurnaa n, kesengsaraan dan akhirnya kematian itu diteruskan/diturunkan/diw ariskan oleh Adam & Hawa kepada kita semua keturunannya, umat manusia sehingga seluruh manusia menjadi tidak sempurna, kehilangan kemuliaan YAHWE dan akhirnya harus mengalami kematian.  Bahkan anak bayi atau yang masih dalam kandunganpun seringkali harus mengalami akibat dosa2 warisan itu (Mz.51:7; 58:4; Rm.3:23 ; 5:12; 6:23).

    < /span>

    5.    ;   YAHWE tidak pernah menginginkan kematian orang fasik tetapi adalah pertobatan mereka agar mereka HIDUP.  Bayangkanlah, sedangkan orang yang Fasik saja tidak diinginkan YAHWE kematiannya apalagi orang yang dosanya belum terbilang fasik (2 Sam.14:14; Yeh.18:23; 31:11).

     

    6.    ;   Ketika Lazarus, anak Yairus atau anak tunggal seorang janda meninggal, Yesus sangat sedih bahkan sampai menangis (Mrk.5:22-43; Luk.7:12-15; 8:41-55; Yoh.11:35-38).  ; Dengan kuasa BAPA yg dikaruniakan kepada-Nya, Ia lalu membangkitkan/menghidupka n mereka kembali dari kematian.  Pertimbangkanlah, jika kematian mereka adalah karena dipanggil atau karena kehendak BAPA, maka :

     

    -    ;        Untuk apa Yesus harus merasa sedih atau bahkan sampai menangis ?  Bukank ah itu adalah kehendak atau karena dipanggil BAPA-Nya ?

    -    ;        Untuk apa Yesus menentang BAPA-Nya dgn membangkitkan mereka dari kematian jika kematian mereka karena dipanggil BAPA ?

    -    ;        Menurut Yesus, orang mati itu sama dengan tidur nyenyak. Lazarus sudah mati selama 4 hari, tetapi Yesus mengatakan ia sedang tidur.  Orang yang tidur nyenyak tidak tahu/ingat apa2, tidak sadar apa2 dan tidak pindah ke-mana2.  Mereka tetap ditempat tidurnya.

    Demikian juga dgn orang mati, mereka tidak naik ke Surga melainkan tetap dalam kuburnya, kembali menjadi tanah/debu (Kej.3:19; Pkh.3:20).< /strong>

    -    ;        Setelah Lazarus dibangkitkan Yesus, ia tidak cerita apa2 ttg sesuatu yang dialaminya ketika ia masih mati dialam kubur. Kalau ada pengalamannya, misalnya tentang keberadaannya di Surga, disisi BAPA, pasti ia akan mencerikannya dan pasti akan ditulis/dicatat di Alkitab.  Itulah bukti bahwa orang mati memang tidak sadar atau tidak tahu apa2 shg tidak mungkin bisa menolong atau mendoakan orang yang masih hidup.

    < p style="margin: 0in 0in 0pt 0.25in" class="MsoNormal"> < /p>

    7.    ;   Sebenarnya Beelzebul, Setan si Iblislah yang harus dipersalahkan atas setiap kekacauan, penderitaan dan kematian umat manusia sejak awal sampai sekarang dan seterusnya, karena si Beelzebul-lah yang menghasut Adam & Hawa untuk memberontak terhadap YAHWE sejak mula pertama kalinya.  Itulah sebabnya Yesus menyebut si Beelzebul, Setan si Iblis, si Ular Tua ini sebagai PEMBUNUH MANUSIA YANG SEMULA dan oleh karena itu adalah DUSTA yg mengatakan bahwa orang mati adalah karena sudah dipanggil Tuhan (Yoh.8:44).

     

    8.    ;   Sebagaimana Penjahat professional yang selalu berusaha untuk menghilangkan jejak kejahatannya, demikian jugalah si Beelzebul.  Sejak dahulu kala hingga saat ini diseluruh dunia, Beelzebul, Setan si Iblis itu tidak pernah di-sebut2 sebagai penyebab semua penderitaan manusia.  Justru manusia menyangka bahwa malapetaka2 atau pencobaan itu berasal dari YAHWE, padahal  IA tidak mencobai siapapun (Yak.1:13).

    9.    ;   Jika kita turut berfikir dan mengatakan bahwa mala-petaka, cobaan, kematian atau kemalangan2 lainnya itu berasal dari YAHWE, sebenarnya kita sedang mendukung dusta si Iblis dan YAHWE akan mengadili kita sesuai dengan ucapan2 kita karena sebenarnya IA adalah MAHA PENGASIH dan rancangan-NYA adalah DAMAI SEJAHTERA (Rm.10:10; Mz.25:10; Yes.48:18; Yer.29:11; 1 Yoh.4:8; Yoh.8:44)

    10.  Saran : Janganlah kita terus ikut2an berkata seperti yang diatas itu tetapi harus berani meluruskan hal2 yang tidak sesuai dengan Alkitab, apalagi jika kita terbilang orang yang dituakan yang akan sering berbicara didepan umum memberi sepatah-kata dalam acara2 penghiburan atau sejenisnya karena jika kita katakana sesuatu yang bukan berasal dari YAHWE, berarti kita mendukung dusta Iblis atau sudah menambahi firman-NYA dan itu berbahaya karena akan mendatangkan hukuman (Ams.30:6; Wah.21:8; Wah.21:8).< /p>

     

    11.  Beelzebul si Ular Tua itu disebut Setan yang artinya Penentang (bhs. Yunani : has.Sa.tan’) dan ia juga adalah pendusta sekaligus pemfitnah YAHWE karena itu ia juga dinamai “Iblis” = pendusta / pemfitnah, bhs.Yunani : ho di.a’bo.los’< /font>

    < p style="margin: 0in 0in 0pt 0.5in" class="MsoListParagraph">  

    Wahyu  12:9  Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.

     < /p>

    APAKAH ORANG MATI MASIH EXIST DAN DAPAT MENDOAKAN ORANG YANG HIDUP ATAU SEBALIKNYA ?? :

     < /p>

    Banyak anak yatim piatu yang dianiaya oleh ibu tiri atau orang lain yang memelihara mereka, namun Roh Ayah bunda mereka tidak datang menolong mereka. Jika seandainya roh mereka bisa berbuat sesuatu, pasti mereka tidak akan membiarkan anaknya ditindas atau dirugikan orang, bukan ? 

     < /p>

    Demikian juga banyak korban pembunuhan yang masih gelap tidak terpecahkan oleh Polisi. Mengapa roh korban pembunuhan itu (JIKA MEREKA MASIH EXIST DLM BENTUK ROH) tidak menceritakan semuanya dengan tuntas kepada polisi,  shg polisi tidak perlu capek2 menyelidikinya ? 

     < /p>

    Masih sangat banyak argumen yang bisa kita cari untuk membuktikan bahwa orang mati memang tidak bisa dan tidak tahu apa2 spt kata Alkitab.  Dalam dunia Orang mati tidak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan ataupun hikmat. Firman lain berkata : Apabila nyawanya melayang, ia kembali ke tanah. Pada hari itu juga lenyaplah maksud2nya (Maz.146:4; Pkh.9:5,10).

     < /p>

    Jadi walaupun orang tua kita kasih kepada kita, pd saat mereka mati, semua emosi2 mereka itu hilang lenyap karena mereka sudah tidak ada /exist lagi (Pkh.9:6).  Karena berasal dari debu, mereka kembali jadi debu. Dari tiada kembali ketiadaan (Kej.3:19 ; Pkh.3:19,20 ; Yes.26:14).

     < /p>

    Dahulu, YAHWE memperingatkan Orang Israel agar jangan bertanya kepada arwah2 orang mati Jika memang betul kita bisa berkomunikasi dengan orang mati, tidak mungkin YAHWE Yang Pengasih akan melarang kita berhubungan dengan arwah orang tua kita atau sebaliknya (Im.19:31 ; Ul.18:10-12).  Tetapi YAHWE tahu bahwa yang pura2 menjawab itu adalah Roh Jahat alias Beelzebul, Cs atau setan2 pengikutnya dari alam roh yang mengaku-ngaku sebagai arwah orang yang kita cintai.

     < /p>

    Dengan alasan ini jugalah dahulu Raja Saul ditolak oleh YAHWE karena ia bertanya kepada Roh nabi Samuel yang telah mati (1 Sam.28:3-20;1 Taw.10:13,14).

     < /p>

    Raja Daud pernah berpuasa bermandikan debu selama ber-hari2 sebagai tanda untuk minta tolong kepada YAHWE agar anaknya yang sdg sakit dpt disembuhkan.  Namun YAHWE menolak krn anak itu hasil selingkuhnya dengan istri Uria, shg anak itu akhirnya mati.  Setelah anaknya mati, Daud langsung bangkit dari tanah, kembali ke istananya, mandi, makan dan langsung kembali kehidupan normalnya (2 Sam.12:15-20).

    Para pembantunya heran melihat hal itu.  Daud menjelaskan bahwa setelah anaknya mati, tidak ada lagi gunanya dia berpuasa krn anaknya tidak bisa hidup lagi dan kembali kepada Daud baik dalam rupa apapun. Daud tidak mendoakan lagi anaknya yg sudah meninggal itu karena sudah tidak ada gunanya lagi (2 Sam12:21-23).  Jadi sangat selaras dengan ayat2 diatas, bukan ?

    < font face="Times New Roman" size="3"> 

    APA HARAPAN ORANG MATI ? 

    Sebagaimana Lazarus yang tidur dalam kematian, kita harapkan kita termasuk dalam orang2 yang akan dibangunkan dari tidur nyenyak dalam kematian atau dibangkitkan (anastasis) oleh BAPA melalui anak-NYA, Yesus Kristus pd akhir zaman (Yoh.5:28,29), asal kita mau menyembah BAPA (YAHWE) dalam Roh dan Kebenaran, karena penyembah2 demikianlah yang dikehendaki-NYA(Yoh.4:24) . 

     < /p>Dalam ROH berarti DIA harus disembah tanpa berdasarkan suatu yang dpt dilihat, diraba, dirasa atau dicium (pakai Patung, lukisan, tanda2, tulisan2 atau symbol2 tertentu).  Dalam KEBENARAN berarti, jangan ada setitikpun noda dusta atau ajaran palsu dalam ibadah atau ajaran yang kita imani.  Karena kalau bukan dari YAHWE, pasti ajaran tsb dari si Beelzebul, musuh YAHWE.  Tidak ada yang lain. Hanya YAHWE atau Beelzebul, Setan si Iblis (Yoh.8:44).

    wuwungan (15 Okt 2008):
    Robin WuwunganKhotbah ini bagus sekali, terutama kepada orang yang baru kenal Tuhan. Sehingga dia beroleh iman bahwa setelah dia tiada, maka dia berada di sorga. Dan yang terpenting adalah jangan membanggakan diri sendiri seperti John Lenon. Bagus kotbahnya


    << sebelumnya | berikutnya >>
    total: 2 data

    Kategori Artikel: Khotbah...
    Dimasukkan pada: 01 Jun 2006 oleh: oyr79
    Terakhir dimodifikasi pada: 06 Nov 2007
     
    LOGIN: Username: Password:
    Jika Anda memiliki masalah, silakan hubungi salah satu admin kami yang online:
    ifh69 Kirim pesan mi_anokhi Kirim pesan oyr79 Kirim pesan Siwajoe Kirim pesan varry Kirim pesan